DIMENSI DIMENSI ILMU KOMUNIKASI
DIMENSI ILMU KOMUNIKASI
Kalian tau ga si komunikasi itu apa ? komunikasi adalah
suatu proses dimana seseorang, beberapa orang, organisasi, kelompok atau
masyarakat yang menggunakan suatu informasi agar terhubung dengan orang lain. Komunikasi
dapat dilakukan secara verbal dan non verbal. Dalam komunikasi juga terdapat
yang dinamakan dimensi loh, apa aja sih dimensi komunikasi ?
Berikut ini adalah dimensi komunikasi dari berbagai sumber.
Dimensi komunikasi
·
Komunikasi sebagai proses
Sesuatu yang didefinisikan sebagi proses berarti unsur unsur didalamnya
bergerak aktif, dinamis, dan tidak statis. Jadi komunikasi dipandang sebagai
proses adalah sebuah komunikasi akan berlangsung secara dinamis.
·
Komunikasi sebagai simbolik
Semua manusi baik yang ditunjukkan kepada dirinya maupun kepada orang
lain pasti berbentuk simbol. Hubungan orang yang berkomunikasi baik buruknya
banyak menggunakan simbol unntuk berkomunikasi.
·
Komunikasi sebagai
multidimensional
Ada 2 tingkatan yang dapat diidentifikasi yaitu dimensi isi dan dimensi
hubungan. Kedua dimensi ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Dimensi
isi menunjukkan kata, bahasa, dan informasi dari suatu pesan. Sedangkan dimensi
hubungan menunjukkan bagaimana interaksi saat berkomunikasi.
·
Komunikasi sebagai sistem
Sistem sering kali didefinisikan sebagai suatu aktivitas dimana ada unsur
didalamnya sedang berkomunikasi satu dengan yang lain. Atau dengan kata lain
sistem adalah seperangkat komponen yang saling bergantung satu dengan lainnya. Suatu
komunikasi tidak akan terjadi bila salah satu
komponennya terabaikan.
·
Komunikasi sebagai
tranksaksional
Komunikasi
tidak akan terjadi tanpa melibatkan orang lain. Dalam proses ini akan
menimbulkan action dan interaction diantara pelaku-pelaku komunikasi. Komunikasi
ini bersifat interplay atau saling
mempengaruhi secara simultan dan dinamis diantara pelaku komunikasi.[1]
DeVito menegaskan bahwa lingkungan (konteks) komunikasi
setidak tidaknya memiliki 3 dimensi, yaitu dimensi fisik, dimensi
sosial-psikologis, dan dimensi temporal. Berikut ini merupakan penjabaran dari
apa yang dimaksudkan DeVito tersebut:
·
Dimensi Fisik Menurut
DeVito, ruang atau bangsal atau taman di mana komunikasi itu berlangsung
disebut konteks atau lingkungan fisik. Yang dimaksud dengan konteks atau
lingkungan fisik dalam hal ini adalah lingkungan nyata atau berwujud (tangible).
Lingkungan fisik ini, apapun bentuknya, mempunyai pengaruh tertentu atas
kandungan pesan kita (apa yang kita sampaikan) selain juga bentuk pesan
(bagaimana kita menyampaikannya).
·
Dimensi Sosial-Psikologis
Dimensi sosial-psikologis ini, misalnya meliputi tata hubungan status di antara
mereka yang terlibat, peran dan permainan yang dijalankan orang, serta aturan
budaya: masyarakat di mana mereka berkomunikasi. Lingkungan atau konteks ini
juga mencakup rasa persahabatan atau permusuhan, formalitas atau informalitas,
serius atau senda-gurau. Komunikasi yang dibolehkan pada suatu pesta wisuda
mungkin tidak dibolehkan di rumah sakit. Tentu saja Anda paham dengan apa yang
dimaksud oleh Vito. Komunikasi yang terjalin di antara hadirin pada pesta
wisuda tentunya semuanya dalam suasana gembira. Sementara itu suasana di rumah
sakit kebanyakan bernuansa sedih, iba, dan harus pandai-pandai menyesuaikan
diri dengan suasana lingkungan.
·
Dimensi Temporal atau Waktu
Dimensi ini mencakup waktu dalam sehari maupun waktu dalam hitungan sejarah di
mana komunikasi tersebut berlangsung. Bagi sejumlah orang, pagi hari bukanlah
waktu yang tepat untuk berkomunikasi. Sementara bagi orang lain, pagi hari
justru merupakan waktu yang ideal untuk berkomunikasi. Anda tentu bisa
membandingkan antara orang yang sibuk dengan pekerjaannya pada pagi hari dengan
orang-orang yang suka begadang pada malam hari, yang di pagi harinya masih
merasa loyo serta ingin bermalas-malas. DeVito juga mengatakan bahwa waktu
dalam sejarah tidak kurang pentingnya karena kelayakan dan dampak dari suatu
pesan bergantung, pada waktu atau saat dikomunikasikan. Bayangkanlah, misalnya
bagaimana pesan-pesan mengenai sikap dan nilai rasial, seksual atau keagamaan
disampaikan dan ditanggapi dalam berbagai waktu sepanjang sejarah. Yang lebih
penting lagi adalah bagaimana suatu pesan tertentu disesuaikan dengan rangkaian
temporal peristiwa komunikasi. Sebagai contoh, ingat-ingatlah berbagai makna
pujian sederhana yang Anda sampaikan kepada seorang kawan. Apakah itu Anda sampaikan
segera setelah kawan itu memuji Anda atau segera setelah Anda minta tolong
kepadanya atau selama perdebatan yang terjadi dengan rekan-rekan Anda.
Lebih lanjut DeVito mengatakan bahwa, ketiga dimensi
lingkungan ini saling berinteraksi dan saling mempengaruhi satu sama lain.
Sebagai contoh, terlambat memenuhi janji kencan (lingkungan atau konteks
temporal) dapat mengakibatkan berubahnya suasana persahabatan-permusuhan
(lingkungan sosial-psikologis), yang kemudian dapat menyebabkan perubahan
kedekatan fisik dan pemilihan rumah makan untuk makan malam (lingkungan fisik).
Perubahan-perubahan ini dapat menimbulkan banyak perubahan lain. Memang, proses
komunikasi itu tidak pernah statis (DeVito, 1997: 24-26).[2]
Menurut Romli (2014) membedakan komunikasi internal menjadi
dua dimensi yaitu:
·
Komunikasi vertikal
(Vertical Communication)
Komunikasi vertikal merupakan komunikasi
yang terjalin dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas. Komunikasi dari atas
ke bawah yaitu komunikasi antara pimpinan kepada bawahan seperti pemberian
instruksi, perintah, petunjuk, dan informasi. Sedangkan komunikasi dari bawah
ke atas yaitu komunikasi antara bawahan kepada pimpinan seperti seorang bawahan
memberikan laporan-laporan, mengemukakan pendapat dan saran, dan juga
pengaduan-pengaduan kepada pimpinan.
·
Komunikasi horizontal atau
lateral (Horizontal or Lateral Communication)
Komunikasi horizontal atau lateral ini
merupakan komunikasi yang terjadi antara sesama bawahan ataupun sesama atasan.
Komunikasi ini dapat terjalin di dalam bagian yang sama atau bagian yang
berbeda tetapi tetap di dalam suatu organisasi yang sama. Komunikasi ini dapat
melancarkan penerimaan informasi, pertukaran informasi, pengetahuan, dan
masalah-masalah yang terjadi sehingga dengan adanya komunikasi dapat membantu
sebuah organisasi dalam memecahkan suatu masalah dan menghindari adanya
permasalahan lainnya.[3]
Menurut Robbins & Timothy (2015) komunikasi terbagi
menjadi tiga dimensi yaitu komunikasi ke arah bawah, komunikasi ke arah atas,
dan komunikasi lateral.
·
Komunikasi ke arah bawah
Komunikasi ke arah bawah sering disebut
downward communication. Komunikasi ini merupakan komunikasi yang biasanya
terjalin diantara manajer kepada karyawannya. Komunikasi ini digunakan manajer
untuk dapat menentukan tujuan, memberikan perintah mengenai tugas dan
pekerjaan, memberikan informasi kepada karyawannya mengenai kebijakan dan
prosedur.
·
Komunikasi ke arah atas
Komunikasi ke arah atas atau upward
communication yaitu komunikasi yang bertujuan untuk memberikan feedback kepada
para atasan. Komunikasi ini digunakan untuk para karyawan melaporkan
perkembangan mengenai pekerjaan, dan menyampaikan permasalahan yang sedang
dialami oleh para karyawan. Para atasan juga sangat bergantung akan
informasi-informasi yang diterima dari karyawan sehingga perusahaan dapat terus
berkembang.
·
Komunikasi
horizontal/lateral
Untuk komunikasi horizontal/lateral yaitu
komunikasi yang terjadi antara para anggota organisasi pada level yang sama.
Komunikasi ini dapat menghemat waktu dan memfasilitasi untuk saling
berkoordinasi. Komunikasi ini sering dilakukan agar para karyawan dapat saling
bertukar informasi sehingga timbulnya kerjasama yang baik.[4]
[1] Gita Mutiara, Dimensi
Komunikasi, 2020
<https://www.youtube.com/watch?v=b37MoJF1Oiw&t=28s> [accessed 13 June
2021].
[2] ‘SOSI4402-M1.Pdf’
<http://repository.ut.ac.id/4614/2/SOSI4402-M1.pdf> [accessed 13 June
2021].
[3] ‘Jbptppolban-Gdl-Iranurhikm-9937-3-Bab2--7.Pdf’
<http://digilib.polban.ac.id/files/disk1/199/jbptppolban-gdl-iranurhikm-9937-3-bab2--7.pdf>
[accessed 12 June 2021].
[4] ‘1KOM03872.Pdf’
<http://e-journal.uajy.ac.id/4273/2/1KOM03872.pdf> [accessed 12 June
2021].

Komentar
Posting Komentar