Peran Komunikasi dalam Masyarkat
Dalam kehidupan sehari-hari
manusia tidak lepas dengan yang namanya komunikasi. Apalagi manusia adalah
makhluk sosial yang senantiasa ingin berhubungan dengan manusia lainnya.
Sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, manusia sudah memiliki dorongan
akan kebutuhan berinteraksi.
1.
Peran komunikasi dalam
media massa.
Media massa
menjadi sebuah unsur yang memegang peranan penting dalam proses komunikasi
dalam masyarakat. Karena media menjadi sebuah sarana untuk menyampaikan
informasi yang bersifat jarak jauh, dalam artian tidak dapat melakukan
komunikasi langsung. Maka dari itu media lahir untuk memudahkan komunikasi
antar masyarakat. media lahir dari selembar surat, telegaram, telepon, koran,
hingga akhirnya berkembang menjadi handphone, radio, televisi, internet, dan
sebagainya untuk memudahkan manusia dalam berkomunikasi jarak jauh.Dizaman yang
serba modern ini, bidang komunikasi juga banyak mendapatkan kemajuan,
diantaranya ialah para pengguna HandPhone ( HP ) untuk memudahkan proses
komunikasi jarak jauh, yang sebelumnya hanya menggunakan surat, telegram dan
sebagainya. Produk dan penggunaan HP juga memperlihatkan fenomena yang
mencengangkan. Meski tak ada angka pasti yang menunjukkan perkembangan
ini,pemakaian HP kini sudah menyebar ke berbagai penjuru tanah air dan
penggunaannya meningkat fantastis di kalangan anak-anak dan remaja.
2.
Peran komunikasi dalam
pendidikan
Komunikasi
merupakan sebuah ilmu, seni dan lapangan kerja tentu memiliki kontribusi yang
dapat dimanfaatkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Komunikasi ada
tiga unsur penting yang selalu hadir dalam setiap komunikasi yaitu, sumber
informasi (receiver), saluran (media), dan penerima informasi (audience).
Sumber informasi adalah seseorang atau institusi yang memiliki bahan informasi
(pemberian) untuk disebarkan kepada masyarakat luas. Saluran adalah media yang
digunakan untuk pemberian oleh sumber berita, berupa media interpersonal yang
digunakan secara tatap muka maupun media massa yang digunakan untuk khalayak
umum. Audience adalah seseorang, kelompok dan masyarakat yang menjadi sasaran
informasi atau penerima informasi. Komunikasi memiliki peranan yang begitu
penting dalam pendidikan di antaranya adalah :
·
Fungsi pengawasan. Fungsi
ini berupa peringatan dan kontrol maupun kegiatan persuasif. Pengawasan dan
kontrol ini dapat dilakukan untuk aktifitas prevensif untuk mencegah hal-hal
yang tidak diinginkan seperti pemberian informasi bahaya narkoba yang dilakukan
melalui media masa dan ditunjukkan pada pelajar dan lebih luas lagi kepada
masyarakat.
·
Fungsi sosial learning.
Fungsi sosial learning ini adalah melakukan guilding dan pendidikan sosial
kepada semua orang. Fungsi ini memberikan pencerahan kepada masyarakat dimana
komunikasi masa itu berlangsung.
·
Fungsi penyampaian
informasi. Fungsi ini merupakan proses penyampaian informasi kepada masyarakat
luas
3.
Peran komunikasi dalam pencapuran
budaya
Lewat
komunikasi manusia menyesuaikan diri dan berhubungan dengan lingkungan serta
mendaatkan keanggotaan dan rasa memiliki dalam berbagai kelompok sosial yang
mempengaruhinya. Proses yang dilalui individu-individu untuk memperoleh
aturan-aturan (budaya) komunikasi dimulai pada awal kehiduan. Melalui proses
sosialisasi dan pendidikan, pola-pola budaya ditanamkan kedalam sistem syaraf
yang menjadi bagian dari kepribadian dan perilaku manusia. Proses belajar yang
terinternalisasikan ini memungkinkan manusia berinteraksi dengan
anggota-anggota budaya lainnya yang juga memiliki pola-pola komunikasi serupa.
Proses memperoleh pola demikian oleh individu-individu itu disebut enkulturasi
atau istilah lainnya adalah pelaziman budaya (cultural cinditioning) dan
pemrograman budaya (cultural programming).
Proses
komunikasi mendasari proses akulturasi seseorang imigran. Akulturasi terjadi
melalui identifikasi dan internalisasi lambang-lambang masyarakat pribumi yang
signifikan. Orangorang pribumi memperoleh pola-pola budaya pribumi lewat
komunikasi begitu juga dengan imigran. Seorang imigran akan mengatur dirinya
untuk mengetahui dan diketahui dalam berhubungan dengan orang lain, dan itu
dilakukan lewat komunikasi. Proses trial and error selama ini akulturasi sering
mengecewakan dan menyakitkan. Dalam banyak kasus, bahasa asli imigran sangat
berbeda dengan bahasa asli pribumi. Masalah-masalah komunikasi lainnya meliputi
masalah komunikasi non verbal, seperti perbedaan-perbedaan dalam menggunakan
dan pengaturan ruang, jarak antar pribadi, ekspresi wajah, gerak mata serta
gerakan tubuh lainnya dan penting tidaknya perilaku non verbal. Dengan
melakukan proses komunikasi personal, peran verbal dan non verbal juga
menentukan kualitas komunikasi verbal yang di maksud meliputi bahasa lisan yang
di gunakan yakni, logat yang di pengaruhi suku dan etnisitas serta volume
suara. Sementara non verbal meliputi aspek bahasa tubuh yang tidak berbentuk
kata-kata, melainkan interaksi simbol-simbol yang muncul melalui indera tubuh
manusia. Komunikasi personal dan komunikasi sosial imigran tidak sepenuhnya
dapat di pahami tanpa di hubungkan dengan lingkungan komunikasi masyarakat
pribumi. Apakah imigran tinggal di desa atau di kota metropolitan, daerah
miskin atau daerah kaya, sebagai buruh pabrik atau eksekutif semua itu
merupakan kondisi-kondisi lingkungan yang mungkin secara signifikan mempengaruhi
perkembangan sosio- budaya yang akan di capai imigran.
Referensi
EN Inah - Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan,
2013 - ejournal.iainkendari.ac.id
https://stiepena.ac.id/wp-content/uploads/2012/11/pena-fokus-vol-3-no-2-44-551.pdf
http://digilib.uinsby.ac.id/10784/5/bab%202.pdf
1

Komentar
Posting Komentar